“ MARHABAN YAA RAMADHAN ...........”
Allahumma Baariklana Fii Rajaban Waa Sya’ban
Waa Balighna Ramadhan .....
(Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban
dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan...)
Alkisah dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar kawannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir (HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU).
Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis (mata air), dimana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya tadi, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika ia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu (HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU).
Orang yang menolong dan menampar sahabatnya bertanya, “Kenapa setelah aku melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir dan sekarang kau menulisnya di atas batu ?”. Kawannya sambil tersenyum menjawab, “Ketika seorang sahabat melukai hati kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi dari seorang sahabat, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin.”
“ MARHABAN YAA RAMADHAN ...........”
Mohon maaf lahir bathin. selamat menjalankan ibadah Ramadhan.
Salam sukses..!!
awank
http://justwalkthrough.blogspot
http://biontime.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar